Warga Adat Nabire Peringati Hari Noken Sedunia, Tegaskan Pelestarian Budaya Lokal.

Kamis, 4 Desember 2025 - 03:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, 04/12/2025 – Sejumlah warga adat di Nabire menggelar aksi peringatan Hari Noken Sedunia di Pasar Karang Nabire, Papua Tengah. Mereka memegang spanduk besar bertuliskan, “MASYARAKAT ADAT MEMPERINGATI HARI NOKEN SEDUNIA 04/12/2012 – 2025”.

Dalam aksi tersebut, warga adat yang sebagian besar mengenakan pakaian tradisional seperti Koteka dan anyaman Moge menunjukkan rasa hormat terhadap warisan budaya Papua. Mereka ingin menegaskan pentingnya pelestarian noken sebagai bagian dari identitas dan budaya masyarakat adat.

Andi Douw, penanggung jawab mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya melestarikan noken sebagai warisan budaya dunia. “Noken bukan hanya sekadar tas, tapi juga merupakan simbol identitas, sistem sosial, dan budaya masyarakat adat Papua. Sebagai masyarakat adat, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan memperkenalkan noken kepada dunia,” ujar Andi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga budaya dan tradisi lokal, khususnya noken, yang telah menjadi simbol identitas masyarakat Papua selama berabad-abad.

Simon Degei, korlap dari salah satu mahasiswa yang terlibat, menambahkan bahwa aksi ini juga menjadi wadah untuk mempromosikan ekonomi kreatif berbasis budaya. “Banyak mahasiswa yang sudah mulai mempelajari cara membuat noken modern tanpa meninggalkan nilai tradisionalnya. Kami berharap hal ini bisa menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat adat dan generasi muda,” jelas Simon.

Sebagai bentuk aspirasi terhadap perlindungan budaya adat dan penolakan terhadap modernisasi yang mengancam keberlangsungan budaya lokal.

Aksi ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat adat Nabire dan menjadi momentum untuk mengingatkan generasi muda akan pentingnya melestarikan warisan budaya Papua secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kesaksian Bapak Ateng Edowai, S.Pd.K., M.Pd: Hidup Penuh Lika-Liku, Tetap Disertai Campur Tangan Tuhan.
Ibadah Syukur Ulang Tahun Bapak Ateng Edowai ke-56 Dirumahnya, Khotbah ‘Diangkat Umur, Dijaga Tuhan’ dari Mazmur 121
Harga Daging Babi di Pasar Karang Nabire Melonjak, Warga Mengeluh.
Jangan Tunda Masalah Sampai Januari, Pendeta Yulianus Anouw: Selesaikan Semua Dalam Bulan Natal untuk Kedamaian Tahun Baru.
Khotbah Pendeta Yulianus Anouw di Efata Nabire (Mazmur 126:1-6): Natal Sebagai Sukacita Abadi.
Deiyai Berduka: Natal Dinodai Darah, Peluru Aparat Renggut Nyawa Pemuda
Ketua Klasis Nabire Pdt. Mordekai Oila Tahbiskan Rumah Pastori Edoutou
IKB Nabire Telah melakukan Pengecekan Alat-alat Dapur dan Kesiapan Naik.
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:54 WIT

Kesaksian Bapak Ateng Edowai, S.Pd.K., M.Pd: Hidup Penuh Lika-Liku, Tetap Disertai Campur Tangan Tuhan.

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:29 WIT

Ibadah Syukur Ulang Tahun Bapak Ateng Edowai ke-56 Dirumahnya, Khotbah ‘Diangkat Umur, Dijaga Tuhan’ dari Mazmur 121

Rabu, 24 Desember 2025 - 02:22 WIT

Harga Daging Babi di Pasar Karang Nabire Melonjak, Warga Mengeluh.

Minggu, 14 Desember 2025 - 11:07 WIT

Jangan Tunda Masalah Sampai Januari, Pendeta Yulianus Anouw: Selesaikan Semua Dalam Bulan Natal untuk Kedamaian Tahun Baru.

Minggu, 14 Desember 2025 - 11:03 WIT

Khotbah Pendeta Yulianus Anouw di Efata Nabire (Mazmur 126:1-6): Natal Sebagai Sukacita Abadi.

Berita Terbaru