Nabire, 06/04/2026 – Koordinator Teluk Cendrawasih, Klasis Nabire, yang membawahi 32 gereja, pada hari ini merayakan Hari Ulang Tahunnya yang ke-64 dalam sebuah ibadah syukur yang khidmat. Ibadah bersejarah ini dipusatkan di Gereja Efata Nabire, Papua Tengah, dengan khotbah yang dibawakan oleh Bpk. Pdt. Yulianus Pigome, S.Th., M.Th. Firman terambil dari Yohanes 14:27. Mengusung tema yang mendalam, “Hidup Dalam Warisan Damai Sejahtera Kristus”.
Dalam khotbahnya, Bpk. Pdt. Yulianus Pigome, S.Th., M.Th., mengajak seluruh jemaat yang hadir, perwakilan dari 32 gereja di bawah klasis Nabire, untuk merenungkan makna sesungguhnya dari damai sejahtera Kristus. Beliau menekankan bahwa damai sejahtera ini bukanlah damai seperti yang diberikan dunia, melainkan warisan ilahi yang kekal, yang hanya dapat ditemukan di dalam Kristus.
Pdt. Yulianus Pigome menguraikan bagaimana setiap orang percaya dapat menghidupi warisan damai sejahtera Kristus ini melalui dua pilar utama:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Hidup Dipimpin Oleh Roh Kudus.
Mengutip Roma 8:6. Pdt. Yulianus Pigome menjelaskan bahwa hidup yang dikendalikan oleh Roh Kudus adalah hidup yang membawa pada damai sejahtera dan kehidupan kekal. Ketika Roh Kudus memimpin pikiran dan hati, kekhawatiran duniawi akan digantikan oleh ketenangan ilahi dan tuntunan yang jelas dalam setiap langkah.
2. Hidup Sungguh-Sungguh Berpegang Pada Kebenaran. Pdt. Yulianus Pigome juga menyoroti Yesaya 32:17, yang menyatakan bahwa “buah kebenaran ialah damai sejahtera.” Dengan berpegang teguh pada kebenaran Firman Tuhan, jemaat akan mengalami kedamaian yang kokoh, tidak tergoyahkan oleh gejolak dunia. Kebenaran menjadi landasan bagi hidup yang harmonis dengan Tuhan dan sesama.
Perayaan HUT ke-64 ini menjadi momentum penting bagi 32 gereja di bawah Koordinator Teluk Cendrawasih, klasis Nabire, untuk bersama-sama meneguhkan kembali komitmen mereka dalam menjalani hidup yang berpusat pada Kristus dan damai sejahtera yang Dia berikan.
Ibadah syukur dan perayaan HUT Koordinator Teluk Cendrawasih klasis Nabire, ini berlangsung dengan penuh hikmat dan sukacita kebersamaan. Diharapkan, melalui pesan Firman Tuhan ini, seluruh jemaat dari 32 gereja dapat terus bertumbuh dalam iman, menghidupi damai sejahtera Kristus, dan menjadi berkat bagi sesama serta memelihara hati dan pikiran dalam hidup kita didunia.






